Kecombrang dan Tom Yam
Anda tahu Kecombrang? Di kampungku ia disebut Jabung. Berwarna merah marun. Sebenarnya Kecombrang ini adalah bunga dari tumbuhan sejenis Lengkuas. Kecombrang bisa dimakan langsung sebagai lalapan atau bisa direbus terlebih dahulu. Ibuku suka menambahkan kecombrang ini dalam sayur yang kami sebut sayur “poros hasin”. Hm… jadi ingat masakan ibuku yang delicious… Poros hasin mirip pindang tapi dibuat dari berjenis-jenis sayuran termasuk pakis merah. Rasanya? Sulit dijelaskan di sini tapi kami sekeluarga menyukainya. Gambar kecombrang like this yo…

Ohooo… kalau bicara sayur sesungguhnya keluarga kami bagaikan kambing, -penggemar segala macam sayur, segala macam pucuk, segala bunga (termasuk kembang kunyit, kecombrang, et cetera), segala umbi…, bahkan rotan, bambu (tapi yang muda ya…), segala yang berbau aduhai (petai, jengkol, et cetera juga…).
Suatu hari aku mencoba Tom Yam. Tom Yam ini berbeda dari Tom Yam yang pernah kucicip, karena ia menggunakan Kecombrang. Dan menurutku rasanya memang lebih sedap.
Tom Yam adalah salah satu masakan favoritku dan anak-anakku (ya…lagi-lagi like mother like her children…). Dan hari ini, berkat Kecombrang berlimpah kiriman dari kampungku, aku dan anak-anakku makan siang dengan lauk: Fillet ayam dan Cumi yang digoreng tepung, sambal kecap, lalap daaan…Tom Yam Sea Food (dengan cabai rawit yang bisa dipecah bagi yang suka pedas). Hm…hm… great…
08.01.12